7 Cara Berkebun Sayuran di Pekarangan Rumah

Hai sahabat blog, siapa nih dari kamu pecinta sayur-sayuran? Sayuran adalah bahan pangan yang sangat dibutuhkan sebagai sumber energi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selama ini budidaya sayuran membutuhkan lahan yang cukup luas. Dengan demikian, bagi penduduk perkotaan atau padat penduduk sangat kesulitan lantaran lahan yang terbatas dan sempit. Akan tetapi, saat ini sudah banyak pemanfaatan lahan pekarangan rumah yang sempit dengan bercocok tanam sayuran, loh.

Menanam sayuran di pekarangan rumah memberi manfaat ganda. Selain untuk menghias rumah dan menambah segar suasana, sayur yang ditanam tentu saja bisa mencukupi kebutuhan pangan. Bahkan jika panen melimpah, bisa dijual atau dibagikan ke tetangga. Jadi bisa menambah pendapatan keluarga Callista Arum.

Sayur atau buah organik sudah pasti lebih sehat. Pasalnya, sayur atau buah organik tidak menggunakan pupuk atau pestisida kimia. Kalau pun menggunakan pupuk, tentu pupuk tersebut bersifat organik pula.

Nah, buat kamu yang ingin menanam sayuran di rumah, kamu harus mengetahui beberapa cara berkebun di rumah agar tidak salah. Berikut penjelasannya!

Cara Berkebun Sayuran

1. Persiapkan Tanah yang Baik

Semua tanaman akan memiliki hasil produksi yang baik bila ditanam dengan tanah yang baik. Kamu harus menggunakan tanah yang mengandung bahan organik seperti kompos, dan bahan lainnya.

2. Memilih Lahan yang Terkena Sinar Matahari

Menanam sayuran secara organik lebih baiknya dilakukan pada lahan yang mendapat sinar matahari penuh. Lahan sayuran tersebut harus tersinari setidaknya 6-10 jam sehari.

3. Tanaman yang Tepat

Agar tanaman kamu berhasil, kamu harus melakukan riset untuk mengetahui jenis sayuran dan varietas mana yang paling tepat untuk ditanam pada pekarangan milikmu.

4. Gunakan Bibit Berkualitas

Pastikan bahwa bibit yang kamu gunakan berkualitas agar tanaman kamu berhasil. Pastikan pula bibit tersebut sudah bersertifikat tanpa menggunakan pestisida atau bahan kimia lainnya.

5. Membuat Kompos dan Mulsa Sendiri

Untuk menghasilkan tanaman yang baik, kamu harus membuat kompos dan mulsa sendiri. Kompos dapat membantu tanah untuk mempertahankan kelembapan, sebagai nutrisi tanaman dan cacing serta mikroba yang bisa membantu memperbaiki tanah.

Kamu dapat membuat kompos sendiri dari tumpukan campuran daun, potongan rumput, dan sampah rumah tangga seperti, kulit telur, dan bubuk kopi.

6. Membangun Bedengan

Kamu harus membangun sebuah bendengan agar tanaman yang ditanam di tempat tingi dapat menjadi hangat di awal musim semi serta memudahkan saat waktu panen tiba. Hindari penggunaan kayu yang dirawat dengan bahan kimia.

7. Rotasikan Tanaman

Terakhir, rotasikan tanaman. Merotasi tanaman setahun sekali adalah teknik umum yang dilakukan para petani sayuran. Hal ini harus dilakukan agar tanaman terhindar masalah hama, menepisnya tanah dari nutrisi, dan penyakit lainnya.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan kebun kamu secara cermat sehingga hama dan penyakit lainnya langsung ditangani secara cepat.

Demikianlah beberapa cara berkebun di rumah yang perlu diperhatikan. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Komentar

Postingan Populer